Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Infoperkebunan.com
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Infoperkebunan.com
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Perspektif/Nisrina dan Cokelat Jambi yang Menembus Batas
Nisrina Hanifah, perempuan inspiratif asal Jambi yang mengolah biji kakao menjadi peluang usaha bernilai
Perspektif

Nisrina dan Cokelat Jambi yang Menembus Batas

By admin
Oktober 24, 2026 2 Min Read
0

Infoperkebunan.com, JAMBI — Di sudut pekarangan sebuah rumah di Jambi, sebatang pohon kakao tumbuh tenang. Berbilang tahun, orang-orang lalu-lalang melintasinya tanpa perhatian khusus. Namun, di mata Nisrina Hanifah, pohon itu bukan sekadar rimbun daun dan buah yang menggantung. Dari sana, menyala rasa ingin tahu yang gigih, sebuah pemicu lahirnya Telanai Coklat, produk olahan kakao lokal yang kini membawa narasi keberanian dan kreativitas anak muda.

Perjalanan Nisrina berawal dari sebuah pertanyaan sederhana: mengapa manisnya potensi komoditas lokal kerap terhenti sebatas bahan mentah? Tanpa modal raksasa maupun dukungan mesin-mesin pabrik yang megah, Nisrina memberanikan diri merintis jalan.

Secara mandiri, ia menjemur, menumbuk, dan mengolah biji kakao dengan tangannya sendiri. Ia belajar memahami karakter biji kakao, mengenali tabiat uniknya, bereksperimen dengan presisi suhu, hingga akhirnya menemukan formulasi cita rasa cokelat khas Jambi yang memikat.

“Bagi saya, kakao bukan sekadar buah. Ada cerita tentang ketekunan dan napas tanah tempatnya tumbuh di setiap gigitan cokelat ini,” ujar Nisrina, seperti dikutip RRI.Jambi, Jumat (23/10/26).

Langkah Nisrina sekaligus menyingkap peluang besar bagi industri olahan kakao di Tanah Air. Kendati Indonesia melimpah dengan hasil perkebunan, nilai tambah komoditas sering kali menguap akibat minimnya sentuhan inovasi. Nisrina membuktikan bahwa di tangan anak muda, bahan baku lokal mampu bertransformasi menjadi produk bernilai tinggi yang berdaya saing dan beridentitas kuat.

Tentu, jalan yang ditempuhnya tak lepas dari kerikil tajam. Menjaga konsistensi cita rasa, menaikkan standar kualitas, hingga menembus dinamika pasar menjadi tantangan harian. Namun, tekadnya tak gampang goyah. Bagi Nisrina, setiap hambatan adalah bagian dari proses menyempurnakan rasa.

Melalui Telanai Coklat, Nisrina ingin menyalurkan pesan tegas: produk lokal tidak boleh kalah di negeri sendiri, apalagi sekadar menjadi kebanggaan yang terisolasi di daerah asal. Dengan racikan yang tepat dan narasi yang jujur, cokelat lokal mampu berdiri sejajar dan merebut hati masyarakat luas.

Perjalanan Telanai Coklat memang masih membentang panjang. Namun, langkah awal dari halaman rumah di Jambi ini telah menyalakan api inspirasi bagi generasi muda untuk berani menoleh dan mengolah potensi di sekitar mereka.

Dari sebatang pohon kakao, Nisrina membuktikan bahwa gagasan paling sederhana—jika dirawat dengan ketekunan dan keberanian—mampu tumbuh menjadi cerita besar yang menginspirasi Nusantara.

Tags:

jambikakaokisahinspiratifNisrina Hanifah
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Alinda - Pengiat Pertanian dan Petani Melenial
Previous

Napas Panjang Teh Indonesia di Tengah Harga yang Stagnan

Nursalim, petani kakao di Kampung Maluang, Berau, Kalimantan Timur
Next

Pertanian Terpadu Bantu Petani Kakao Berau Bangkit

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Info Perkebunan. All rights reserved.