Skip to content
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
infoperkebunan.com infoperkebunan.com infoperkebunan.com
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Komoditas
  • Bisnis
  • Cerita Kebun
  • Perspektif
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Bisnis/Ekspor Olahan Sawit Belitung Tembus Rp246 Miliar
Bisnis

Ekspor Olahan Sawit Belitung Tembus Rp246 Miliar

By admin
Oktober 23, 2026 2 Min Read
0

Infoperkebunan.com, JAKARTA — Produk olahan kelapa sawit asal Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, terus memperluas jangkauan di pasar internasional. Pada September 2026, ekspor dua produk utama, yakni refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein dan palm kernel expeller, mencatatkan nilai sekitar Rp246 miliar. Sementara itu, cangkang sawit juga menjangkau sejumlah negara di Asia.

Berdasarkan data Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung, ekspor RBD palm olein mencapai 11.299.979 kilogram atau sekitar 11.300 ton, dengan nilai Rp226,67 miliar. Adapun palm kernel expeller tercatat sebanyak 7.450 ton dengan nilai Rp19,36 miliar.

Selain kedua produk tersebut, cangkang sawit asal Belitung dipasarkan ke Vietnam, Jepang, Singapura, Taiwan, dan Malaysia. Capaian ini menunjukkan bahwa komoditas turunan sawit tidak hanya menjadi produk olahan perkebunan, tetapi juga memiliki peluang untuk memperkuat perdagangan Indonesia di pasar global.

Kepala Karantina Kepulauan Bangka Belitung, Herwintarti, mengatakan pihaknya terus mengawal pengiriman komoditas perkebunan agar memenuhi persyaratan karantina dan ketentuan negara tujuan ekspor.

“Kami pastikan produk ini sudah memenuhi persyaratan protokol karantina dan tidak ada penolakan produk dari negara tujuan ekspor,” kata Herwintarti di Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026).

Menurut Herwintarti, permintaan dari pasar internasional menjadi salah satu indikator daya saing produk olahan sawit asal Belitung. Sejumlah produk tersebut juga berperan dalam rantai pasok global, termasuk sebagai bahan baku pakan ternak.

Jaminan Mutu Jaga Kepercayaan Pasar

Untuk mempertahankan akses pasar internasional, pengawasan karantina menjadi bagian penting dalam proses ekspor. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komoditas memenuhi persyaratan teknis, ketentuan kesehatan, serta standar yang ditetapkan negara tujuan.

Pelaksanaan tugas tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta peraturan pelaksananya. Melalui pengawasan ini, karantina berperan mencegah penyebaran hama dan penyakit sekaligus mendukung kelancaran perdagangan lintas negara.

Kepatuhan terhadap persyaratan ekspor menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pembeli mancanegara. Konsistensi mutu dan pemenuhan dokumen serta ketentuan teknis juga membantu pelaku usaha mempertahankan akses ke pasar yang telah dijangkau.

Bagi Belitung, ekspor produk turunan sawit membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Pengolahan komoditas menjadi produk bernilai tambah dapat memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap perdagangan, menggerakkan aktivitas usaha, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat daerah.

Dengan penguatan mutu, pengawasan, dan akses pasar, produk olahan sawit Belitung berpeluang terus mengambil bagian dalam rantai perdagangan internasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan Indonesia.

Tags:

belitungcpoekpor
Author

admin

Follow Me
Other Articles
PenandatangananMoU Terkait Kerjasama PTPN III (Persero), PT RNI dan PT PPI
Previous

PTPN III Perluas Pasar, Perkuat Serapan Produk Perkebunan

Prabowo: Indonesia Swasembada Pangan, Stok Beras 4,56 Juta Ton
Next

Prabowo: Indonesia Swasembada Pangan, Stok Beras 4,56 Juta Ton

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Info Perkebunan. All rights reserved.